Selamat Tahun Baru 2013 "

Home and Office network Aplication

Kami juga Menyediakan kebutuhan IT Home and Office anda .

Service and Support onLine

Informa Komunika Memberikan Service Bergaransi yang memuaskan.

Application Build and Maintenance

Informa Komunika Menjadi Partner Setia Usaha Kecil dan Menengah.

Hardware and Pheriperals Supplies

Informa Komunika Memberikan Yang Terbaik Untuk Anda.

Gadget Store

Informa Komunika Membuka Kesempatan Bekerja Sama di Bidang IT.

Banner

Kamis, 03 Januari 2013

Coaching Karyawan : Kapan Untuk Melangkah


Mengetahui Kapan harus masuk dan kapan harus mundur kembali merupakan cara efektif untuk Melatih (Coaching) Karyawan agar perform dalam pekerjaannya.  Banyak telah ditulis tentang mengapa manajer harus melatih karyawan. Banyak juga telah ditulis tentang cara untuk melatih karyawan. Anda dapat menemukan banyak artikel tentang Efek Pygmalion dan Efek Galatea, yang menjelaskan bagaimana pembinaan karyawan bekerja. Namun dengan mengetahui kapan untuk melatih karyawan itulah hal yang paling penting bagi Anda dalam mengelola organisasi.
Sebelum Coaching (Pembinaan) Karyawan
Sebagian besar waktu, manajer tidak boleh melatih karyawan mereka. Untuk memahami pernyataan itu, hal ini membantu untuk mengetahui apa yang perlu dan tidak tentang pembinaan (coaching) karyawan. Memberikan karyawan Pengetahuan (Knowledge) dan Keterampilan (Skills) yang dibutuhkan dalam melakukan tugas tidak sama dengan melatih karyawan, hak itu termasuk Pelatihan (Training) karyawan. Di sisi lain, pembinaan karyawan merupakan proses berjalan membantu mereka Mengidentifikasi dan Mengatasi rintangan yang mencegah unggul di pekerjaan mereka.  Perhatikan bahwa pembinaan karyawan melibatkan membantu karyawan mengidentifikasi solusi untuk hambatan kinerja mereka. Anda tidak melakukan pembinaan karyawan Anda ketika Anda memberitahu mereka apa yang harus dilakukan.
Professional football coach motivating playerKapan Tidak Melatih Karyawan
Sebelum Anda dapat secara efektif melatih karyawan Anda harus tahu bahwa mereka benar-benar dilatih (terlatih) dan mereka tahu apa yang diharapkan dari mereka. Ini beberapa waktu kapan Anda untuk TIDAK melatih karyawan:
• Pelatihan (Training) Mereka Tidak Lengkap
Ketika seorang karyawan belum sepenuhnya mendapat pelatihan (training) itulah saat Anda buang-buang waktu dan sia-sia mencoba untuk melatih mereka dalam aspek-aspek pekerjaan mereka. Jika mereka telah terlatih dengan baik dalam bagian dari pekerjaan mereka, Anda dapat membina mereka di bagian itu, tapi tidak di daerah di mana mereka belum terlatih. Lakukan pelatihan (Training) pertama untuk kemudian lakukan pembinaan (Coaching) karyawan.
• Mereka tidak tahu apa yang diharapkan dari mereka
Hal ini gunanya untuk pelatih karyawan yang tidak tahu apa yang diharapkan dari mereka dan tahu bagaimana yang diukur. Ingat bahwa pembinaan karyawan dirancang untuk membantu mereka mengatasi hambatan kinerja. Jika mereka tidak tahu apa yang diharapkan dari kinerja mereka, mereka tidak akan tahu bagaimana untuk sampai ke sana. Tetapkan tujuan yang jelas bagi karyawan Anda. Kemudian lakukan pembinaan karyawan.
• Ketika Anda sedang Terburu-buru
Pembinaan Karyawan membutuhkan waktu. Ketika Anda sedang terburu-buru, Anda tidak akan melakukan pekerjaan dengan baik. Anda tidak akan meluangkan waktu untuk membantu mereka mengidentifikasi solusi, tetapi akan lebih mungkin untuk hanya memberitahu mereka apa yang harus dilakukan. Luangkan waktu untuk melakukannya dengan benar. Kemudian melakukan pembinaan karyawan.
• Ketika Anda marah atau kesal
Ketika Anda marah, Anda tidak akan menunjukkan antusiasme dan keramahan yang dibutuhkan untuk menjadi efektif sebagai pelatih karyawan. Anda mungkin tidak adil atau merata terhadap masing-masing karyawan. Anda dapat memberikan sinyal halus untuk karyawan yang dapat merusak pembinaan yang telah Anda lakukan sampai saat ini. Dapatkan kondisi emosi Anda terkontrol baik dan kemudian lakukanlah pembinaan karyawan.
Pada bagian pertama artikel ini kita membahas apakah yang dimaksud pembinaan karyawan dan apa yang tidak. Anda mungkin seorang manajer yang baik yang akan terus memantau perilaku dan kinerja karyawan, namun tidak akan turun tangan dan melatih karyawan mereka. Lain kali, sebagai manajer yang baik Anda harus turun tangan dan melatih (coaching).

Sebelumnya Anda telah belajar kapan waktu yang tidak tepat dalam pembinaan (coaching) karyawan.  Selanjutnya Anda perlu tahu kapan waktu yang tepat untuk melatih (coaching).  Yang paling penting adalah Anda perlu membiarkan orang untuk membuat kesalahan mereka sendiri sehingga mereka dapat belajar dari apa yang telah dilakukan. Anda tentu bisa saja melatih dan menasehati mereka, yang tentunya akan membantu untuk beberapa waktu kemudian, tetapi pengalaman aktual sering menjadi guru terbaik. Seorang manajer yang baik, akan menunda kembali dan menahan keinginan untuk langsung melompat setiap kali karyawannya mengalami kesulitan. Manajer yang baik akan selalu memantau apa yang tengah karyawan mereka lakukan tetapi tidak akan mengintervensi untuk melatih karyawan mereka kecuali dalam keadaan tertentu.  Berikut beberapa keadaan dimana Anda harus masuk untuk melatih karyawan, dan sekali lagi bahwa Melatih bukan Memberitahu dan Mengajari.  Coaching tidak sama dengan Training.

kapan saatnya melatih• Perilaku yang akan menimbulkan ancaman bagi diri sendiri atau orang lain
Ketika seorang karyawan melakukan sesuatu yang bisa membahayakan diri sendiri atau orang lain, Anda harus melangkah masuk untuk mengatasinya. Ini adalah salah satu contoh di mana Anda tidak bisa membiarkan seseorang “belajar dari kesalahan mereka”. Anda perlu memberikan pembinaan. Daripada memberitahu mereka solusi, menyarankan beberapa alternatif dan biarkan keluar karyawan sosok yang terbaik. Pastikan mereka mengerti mengapa perilaku yang mereka rencanakan adalah tidak tepat.
• Ada konsekuensi Etis atau Hukum dari tindakan mereka
Anda tidak bisa membiarkan karyawan untuk melakukan hal-hal yang ilegal dan Anda tidak dapat membiarkan mereka untuk melakukan sesuatu yang tidak etis. Apakah perilaku yang direncanakan mereka adalah ilegal atau tidak etis karena niat atau ketidaktahuan (ketidaksengajaan), Anda tidak dapat membiarkan hal itu. Sebagaimana halnya dengan perilaku yang berbahaya, berikanlah alternatif, biarkan mereka memutuskan, dan jelaskan mengapa perilaku yang direncanakan adalah pilihan yang buruk.
• Mereka Menyakiti Anggota tim mereka
Anda perlu memastikan karyawan untuk bekerja sama sebagai sebuah tim. Jika salah satu anggota tim melakukan sesuatu yang akan menyebabkan orang lain sebagai perkecualian dari tim, Anda harus melangkah masuk. Jika seorang karyawan selalu mengambil kredit untuk pekerjaan tim, Anda perlu melatih mereka. Jika seorang karyawan di sebuah ruang kerja yang kecil, selalu berteriak di telepon dan mengganggu orang-orang di sekelilingnya, Anda harus turun tangan dan membantunya menemukan perilaku yang berbeda.  Perlakuan karyawan harus bersifat Kebersamaan dan Toleransi.
• Mereka Mengulangi Perilaku Gagal
Ketika karyawan telah berulang kali mencoba untuk memecahkan masalah, dan solusi mereka tidak akan pernah bekerja, Anda perlu untuk melangkah masuk.  Seringkali mereka mencoba sesuatu dan gagal. Kemudian mencoba lagi hanya dengan cara sama dan hanya untuk memastikan usaha mereka dan masih gagal. Jika mereka terus mencoba, mereka tidak belajar dan saat itulah Anda perlu untuk melatih mereka.
• Dampak pada Keuangan Perusahaan yang Buruk
Hampir setiap kesalahan akan memakan biaya uang perusahaan, baik secara langsung atau kehilangan potensi keuntungan. Anda tidak dapat melangkah masuk setiap kali seorang karyawan mungkin membuat kesalahan hanya untuk menghemat uang. Anggap saja investasi dalam pembelajaran karyawan dan pengembangan. Namun, jika tindakan yang direncanakan mereka memiliki efek negatif yang signifikan pada finansial perusahaan, Anda harus melangkah masuk.  Anda memiliki tanggung jawab kepada perusahaan untuk melindungi aset fiskal yang sama besarnya dengan tanggung jawab untuk mengembangkan aset manusia. Berikan karyawan beberapa perilaku alternatif, biarkan mereka mengetahui pilihan yang tepat, dan jelaskan mengapa Anda harus melangkah masuk.
Mengelola Masalah ini
Mengetahui kapan harus membiarkan seorang karyawan melakukan kesalahan yang mereka dapat belajar dari pengalaman dan ketika Anda perlu untuk masuk dan melatih mereka adalah tindakan penyeimbangan (balancing). Anda harus menyeimbangkan kesempatan mereka untuk belajar dan tumbuh terhadap bahaya dan resiko yang bisa mereka lakukan untuk diri mereka sendiri, tim mereka, dan perusahaan. Semakin percaya diri Anda dalam kemampuan Anda sendiri, semakin Anda akan dapat membiarkan karyawan Anda membuat pilihan mereka sendiri. Ingat, Anda berperan dalam pembinaan (coaching) karyawan untuk membantu mereka menemukan perilaku (behavior) yang benar, bukan hanya memberitahu mereka apa yang harus dilakukan.

Rabu, 02 Januari 2013

Cara Calibrasi batrey Notebook


Notebook atau yang umum disebut sebagai laptopsaat ini bukanlah merupakan barang yang mewah. Hal ini dikarenakan harga notebook atau laptop yang cukup terjangkau sehingga hampir dari semua kalangan sudah mempunyai laptop pribadi. Kemudahan menggunakan laptop yang bisa dibuka dan digunakan dimanapun mengingat laptop adalah merupakan mobile computer yang mempunyai sumber daya yang berupa baterai, terkadang dalam hal perawatan kurang diperhatikan oleh yang empunya.

Memang, merawat ternyata lebih sulit daripada menggunakan. Hal itu pula yang juga biasa terjadi pada seorang user atau pengguna komputer atau laptop. Kebanyakan user lebih asyik menggunakan daripada melakukan perawatan, termasuk perawatan baterai. Seringkali user menggunakan baterasi seenaknya saja, baterai di charge walau dalam kondisi dayanya masih penuh, atau mencabut charger ketika pengisian baterai belum penuh. Tentu saja hal tersebut akan berdampak pada performa baterai yang akan berefek samping terhadap umur baterai itu sendiri.

Salah satu cara perawatan agar usia baterai bisa berumur panjang, maka baterai laptop perlu dilakukan kalibrasi. Anda bisa melakukan kalibrasi secara manual seperti langkah-langkah berikut ini :
  1. Buatlah profil daya baru. Buka control panel > Power Options
  2. Pada panel sebelah kiri klik Create a power plan dan pada kolom plane name beri namaCalibration.

    Membuat profil power options baru
  3. Untuk pilihan yang lain (Dim the display, turn off the display, put the computer to sleep) pilih neverdan klik create.

    pengaturan power options
  4. Aktifkan profil yang baru saja dibuat kemudian charge baterai sampai terisi 100 %.

    mengaktifkan profil power options
  5. Setelah baterai terisi penuh, silahkan cabut catu daya (charger) dan biarkan notebook atau laptop dalam kondisi idle (hidup, tapi tidak ada aktifitas apapun) biarkan sampai notebook mati karena kehabisan daya. Bila ada peringatan untuk mencharge baterai, abaikan saja.
  6. Setelah hal tersebut anda lakukan maka anda telah selesai melakukan kalibrasi baterai notebook anda. Sekarang silahkan charge lagi baterai anda kemudian gunakanlah seperti biasa.
Sebaiknya anda melakukan kalibrasi baterai ini secara berkala untuk menjaga performa baterai tersebut.

Keamanan Jaringan Nirkabel


Jaringan nirkabel atau yang sering disebut dengan wireless network mulai semakin digemari dewasa ini. Hal tersebut karena kemudahan untuk instalasi dan juga terasa sangat nyaman dalam penggunaannya.
Namun, karena wireless menggunakan gelombang radio, maka akan lebih mudah untuk diretas (hack) dari pada koneksi yang menggunakan kabel. Ada beberapa tips di sini untuk mengamankan wireless network.
Berikut adalah beberapa tips untuk mengamankan jaringan wireless :
1. Menggunakan Enkripsi. Enkripsi adalah ukuran security yang pertama, tetapi banyak wireless access points (AP) tidak menggunakan enkripsi sebagai default-nya. Meskipun banyak AP telah memiliki Wired Equivalent Privacy (WEP) protocol, tetapi secara default tidak diaktifkan. WEP memang mempunyai beberapa lubang di security-nya, dan seorang peretas yang berpengalaman pasti dapat membukanya, tetapi itu masih tetap lebih baik dari pada tidak ada enkripsi sama sekali. Pastikan untuk mengaktifkan metode WEP authentication dengan “shared key” daripada “open system”. Untuk “open system”, AP tidak melakukan enkripsi data, tetapi hanya melakukan otentifikasi client. Ubah WEP key sesering mungkin, dan pakai 128-bit WEP hindari menggunakan 40-bit.
2. Gunakan Enkripsi Kuat. Karena kelemahan-kelemahan yang ada di WEP, maka dianjurkan untuk menggunakan Wi-Fi Protected Access (WPA) juga. Untuk memakai WPA, AP harus men-support-nya. Sisi client juga harus dapat support WPA tersebut. Namun, saat ini hampir semua Access Point maupun user/client sudah mendukung WPA.
3. Ganti Password Administrator standar. Kebanyakan pabrik menggunakan password administrasi yang sama untuk semua AP produk mereka. Default password tersebut umumnya sudah diketahui oleh peretas, yang nantinya dapat digunakan untuk merubah setting di AP Anda. Hal pertama yang harus dilakukan dalam konfigurasi AP adalah mengganti password default. Gunakan minimal 8 karakter, kombinasi antara huruf, function dan angka, dan tidak menggunakan kata-kata yang ada dalam kamus.
4. Matikan SSID Broadcasting. Service Set Identifier (SSID) adalah nama dari wireless network kita. Secara default, SSID dari AP akan di-broadcast atau disiarkan. Hal ini akan membuat user mudah untuk menemukan network Anda, karena SSID akan muncul dalam daftar available networks yang ada pada wireless client. Jika SSID dimatikan, user harus mengetahui lebih dahulu SSID-nya agar dapat terkoneksi dengan network.
5. Matikan AP Saat Tidak Dipakai. Cara yang satu ini kelihatannya sangat mudah dan remeh, tetapi beberapa perusahaan atau individual tidak melakukannya. Jika kita mempunyai user yang hanya terkoneksi pada saat saat tertentu saja, tidak ada alasan untuk menjalankan wireless network setiap saat dan menyediakan kesempatan bagi penyusup untuk melaksanakan niat jahatnya. Kita dapat mematikan access point pada saat tidak digunakan.
6. Ubah default SSID. Pabrik menyediakan default SSID. Kegunaan dari mematikan broadcast SSID adalah untuk mencegah orang lain tahu nama dari network kita, tetapi jika masih memakai default SSID, tidak akan sulit untuk menerka SSID dari network kita.
7. Memakai MAC Filtering. Kebanyakan AP akan memperbolehkan kita memakai filter Media Access Control (MAC). Ini artinya kita dapat membuat “white list” dari komputer-komputer yang boleh mengakses wireless network kita, berdasarkan dari MAC atau alamat fisik yang ada di network card masing-masing PC atau laptop. Koneksi dari MAC yang tidak ada dalam list akan ditolak. Metode ini tidak selamanya aman, karena masih mungkin bagi seorang hacker melakukan sniffing paket yang kita transmit via wireless network dan mendapatkan MAC address yang valid dari salah satu user, dan kemudian menggunakannya untuk melakukan spoof. Tetapi MAC filtering akan membuat kesulitan yang lumayan bagi seorang penyusup yang masih belum jago banget.
8. Mengisolasi Wireless Network dari LAN. Untuk memproteksi internal network kabel dari ancaman yang datang dari wireless network, perlu kiranya dibuat wireless DMZ (Demiliterize Zone) atau perimeter network yang mengisolasi dari LAN. Artinya, memasang firewall antara wireless network dan LAN. Dan untuk wireless client yang membutuhkan akses ke internal network, dia haruslah melakukan otentifikasi dahulu dengan RAS server atau menggunakan VPN. Hal ini menyediakan extra layer untuk proteksi.
9. Mengontrol Signal Wireless. 802.11b WAP memancarkan gelombang sampai dengan kira kira 300 feet. Tetapi jarak ini dapat ditambahkan dengan cara mengganti antenna dengan yang lebih bagus. Dengan memakai high gain antena, kita bisa mendapatkan jarak yang lebih jauh. Directional antenna akan memancarkan sinyal ke arah tertentu, dan pancarannya tidak melingkar seperti yang terjadi di antena omnidirectional yang biasanya terdapat pada paket AP standard. Selain itu, dengan memilih antena yang sesuai, kita dapat mengontrol jarak sinyal dan arahnya untuk melindungi diri dari penyusup. Sebagai tambahan, ada beberapa AP yang bisa di setting kekuatan sinyal dan arahnya melalui config WAP tersebut.
10. Memancarkan Gelombang pada Frekuensi yang Berbeda. Salah satu cara untuk bersembunyi dari peretas yang biasanya memakai teknologi 802.11b/g yang lebih populer adalah dengan memakai 802.11a. Karena 802.11a bekerja pada frekuensi yang berbeda (yaitu di frekuensi 5 GHz), NIC yang didesain untuk bekerja pada teknologi yang populer tidak akan dapat menangkap sinyal tersebut. Namun, tentu saja Anda akan mengalami penurunan kualitas kecepatan transmisi data pada jaringan wireless Anda.

Fungsi dan Kegunaan CMD


ini bawaan windows bro…
Ane mau share beberapa kegunaan kecil dari CMD ini, walaupun udah bisa dibilang jadul, “pekerjaan khusus” masih banyak yang menggunakan aplikasi ini, udahlah, no bacot, nih beberapa rahasianya :
1. Hak Login User
Membatasi user bernama linuxer46, hanya bisa login pada hari dan jam tertentu
- Buka Command Prompt
- Ketik “net user linuxer46 /time:M,7AM-5PM;T,1PM-3PM;W-F,8:00-17:00″
Cat : format hari ditulis dg singkatan M, T, W, Th, F, Sa, Su
Membatasi user bernama wahyu hanya bisa login hingga tanggal tertentu
- Buka Command Prompt
- Ketik net user wahyu /expires:des,03,2020
Membuat user baru bernama homo, password 1234, hanya bisa login pada hari dan jam tertentu, nama lengkap akun saya
- Buka Command Prompt
- Ketik net user homo 1234 /add /passwordreq:yes /times:monday-friday,8am-5pm /fullname:”akun saya
Melarang user bernama Shincan mengganti passwordnya
- Buka Command Prompt
- Ketik net user shincan /passwordchg:no
Mematikan user bernama Budi
- Buka Command Prompt
- Ketik net user budi /active:no
Menghapus user bernama Unyil
- Buka Command Prompt
- Ketik net user unyil /delete
Mengganti komen pada user bernama Dono
- Buka Command Prompt
- Ketik net user dono /usercomment:”halo, apa kabar?”
Menambah user baru bernama “devilzc0der” yg setara dg Admin
- Buka Command Prompt
- Ketik net localgroup Administrators devilzc0der /add
2. KONVERSI FAT/FAT32 KE NTFS
- Buka Command Prompt
- Ketik convert D: /fs:ntfs
(artinya merubah file system pada drive D:\ menjadi NTFS)
Cat :
- Jika system tidak bisa Lock drive, pilih ‘Yes’ pada peringatan ‘Convert it during next boot’
- Konversi dari FAT/FAT32 ke NTFS ini tidak bersifat merusak, sehingga data tidak akan hilang
3. MENGHILANGKAN DRIVE
- Buka Command Prompt
- Ketik mountvol /d
(misal mountvol F: /d maka Drive F akan menghilang!)
- Untuk mengembalikan ketik mountvol untuk menampilkan Volume ID dari semua partisi, termasuk Drive yang hilang
- Ketik mountvol //?/Volume{VolumeID}\
(misal mountvol f: //?/Volume{d604c947-9894-11db-be34-806d6172696f}\
atau
- Masuk Command Prompt
- Ketik diskpart
- Setelah masuk DISKPART> ketik list volume
Volume ### Ltr Label Fs Type Size Status Info
———- — ———– —– ———- ——- ——— ——–
Volume 0 E DVD-ROM 0 B
Volume 1 C SYS NTFS Partition 199 GB Healthy System
Volume 2 D DAT NTFS Partition 817 GB Healthy
Volume 3 G Removeable 0 B
- Pilih Volume yang akan di hilangkan, contoh :
DISKPART> select volume 2
- Hilangkan volume terpilih, contoh :
DISKPART> remove letter D
- Untuk menampilkan kembali, contoh :
DISKPART> assign letter d
- Untuk keluar ketik pd DISKPART> exit
4. DETEKSI PERUBAHAN REGISTRY
- Buka Command Prompt
- Ketik regedit
- Import Registry Key dengan nama Awal.reg
- Setelah terjadi banyak perubahan di PC
- Import Registry Key sekarang dengan nama Sekarang.reg
- Tutup Regedit
- Kembali ke Command Prompt
- Ketik fc awal.reg sekarang.reg > bedanya.txt
- buka file Bedanya.txt yg berisi perubahan Registry dengan notepad
5. SIMPAN STRUKTUR FOLDER & FILE
- Buka Command Prompt
- Ketik dir C: /s > struktur.txt
- Daftar seluruh File & Folder di C: akan disimpan di file teks STRUKTUR.TXT
6. EDIT BOOT LOADER XP
- Buka Command Prompt
- Ketik cd\ untuk berada di root directory system
- Ketik attrib boot.ini -r -s -h
- Ketik edit boot.ini
Contoh isi file boot.ini pada dual OS Windows XP Mandarin & XP English :
[boot loader]
timeout=30
default=multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINDOW S
[operating systems]
multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINDOWS=”Micro soft Windows XP Professional” /noexecute=optin /fastdetect
multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(2)\WINDOWS=”Micro soft Windows XP Professional” /noexecute=optin /fastdetect
Keterangan :
- TimeOut : Waktu tunggu sebelum pemilihan OS dilakukan, dalam satuan detik
- Default : Partisi OS yang akan dipilih sebagai default, sehingga akan dieksekusi saat tidak dilakukan pilihan
- MultiDisk : Urutan pilihan yang tampil saat boot, ubah urutan partisi dan kata didalam ” ” (tanda petik) sesuai selera
7. RECOVERY CONSOLE
Dengan CD Installer
- Masuk BIOS, atur agar first boot pada CD/DVD
- Selanjutnya serupa dengan proses Install Windows
- Sampai bagian Welcome to Setup, tekan R untuk masuk ke dalam Recovery Console.
- Setelah masuk, pilih Windows mana yang akan dimasuki melalui Recovery Console (jika ada beberapa Windows ter-install) dengan memilih angkanya.
- Masukkan password Administrator
- Jika password benar, akan muncul prompt C:\Windows>, Recovery Console siap menerima input
Command di Recovery Console
- Attrib : Perintah untuk mengubah atribut sebuah file atau direktori. Contoh : ?attrib -h c:\config.sys? artinya, file config.sys yang berlokasi di direktori root C telah dihilangkan atribut Hidden-nya.
- Batch : Perintah untuk menjalankan sekumpulan perintah Recovery Console yang ada di sebuah file teks. Contoh : ?batch runme.txt postrun.txt? artinya, perintah batch akan menjalankan perintah yang sudah ditulis didalam file input runme.txt, sedangkan file postrun.txt sendiri akan dibuat secara otomatis sebagai output file.
- Bootcfg : Dipakai untuk membuat atau memodifikasi file boot.ini. Contoh : ?bootcfg /scan? artinya semua harddisk yang aktif akan diperiksa apakah ada Windows-nya.
- Chdir : Perintah untuk menampilkan huruf drive dan folder yang sedang dimasuki, juga untuk mengubah drive datau direktori yang ingin dipakai. Contoh : ?chdir system32? artinya, lokasi akan berpindah langsung ke direktori System32.
- Chkdsk : Perintah untuk mengidentifikasi dan memperbaiki error pada harddisk. Contoh : ?chkdsk c: /p? artinya, drive C akan diperiksa apakah ada error-nya, sekaligus diperbaiki.
- Cls : Perintah untuk membersihkan layar dari teks.
- Copy : Perintah untuk menyalin file dari satu lokasi ke lokasi lain. Contoh : ?copy d:\i386\atapi.sy_ c:\atapi.sys? artinya, file atapi.sy_ didalam folder D:\i386 akan disalin ke C:\ dengan nama atapi.sys.
- Delete : Perintah untuk menghapus sebuah file. Contoh : ?delete c:\atapi.sys? artinya, file atapi.sys pada root drive C akan dihapus.
- Dir : Perintah untuk menampilkan daftar file atau folder pada folder aktif, juga informasi penting lain seperti nomor seri harddisk, jumlah file, ukuran serta kapasitas harrdisk. Contoh : ?dir c:\*.* /p ? artinya, semua yang ada di root C termasuk subfolder akan ditampilkan per halaman.
- Disable : Perintah untuk men-disable sebuah service atau driver. Contoh : ?disable imapi? artinya, service bernama IMAPI CD-Burning COM Service akan di-disable. Untuk menampilkan daftar service digunakan perintah Listsvc.
- Diskpart : Perintah untuk membuat atau menghapus partisi pada harddisk. Contoh : ?diskpart /add \Device\HardDisk0 1000? artinya, pada harddisk primary akan dibuat sebuah partisi baru dengan ukuran 1000MB. Cukup ketik diskpart untuk masuk pada interaktif mode.
- Enable : Perintah untuk mengaktifkan service atau driver. Contoh : ?enable imapi SERVICE_AUTO_START? artinya, service imapi diaktifkan dengan jenis startup SERVICE_AUTO_START.
- Exit : Perintah untuk mengakhiri Recovery Console.
- Expand : Perintah untuk mengekstrak file dari sebuah file terkompresi pada file CAB atau ZIP. Contoh : ?expand d:\cmpnents\netfx\i386\netfx.cab /f:alink.dll c:\? artinya, file bernama alink.dll dalam file terkompresi netfx.cab yang ada di D:\cmpnents\netfx\i386 diekstrak ke C:\.
- Fixboot : Perintah untuk menuliskan boot sector pada partisi yang ditentukan, terutama pada saat boot sector mengalami korup. Contoh : ?fixboot c:? artinya, menulis ulang boot sector pada drive C.
- Fixmbr : Perintah untuk menuliskan om Boot Record (MBR) baru ke harddisk, terutama saat virus merusak MBR sehingga Windows tidak bisa di boot. Contoh : ?fixmbr \Device\Harddisk0? artinya, MBR akan ditulis ulang pada harddisk primary.
- Format : Perintah untuk memformat drive yang diingink Contoh : ?help fixmbr? artinya, menampilkan semua informasi tentang perintah Fixmbr.
- Listsvc : Perintah untuk menampilkan daftar service dan driver dari Windows yang sedang aktif.
- Logon : Perintah untuk mendapat akses ke instan. Contoh : ?format c: /q /fs:NTFS? artinya, drive C akan diformat menggunakan file system NTFS dengan metode quick format.
- Help : Perintah untuk menampilkan informasi yg lebih detil tentang semua perintah di Recovery Console.alasi Windows yang ditentukan jika terdapat lebih dari satu Windows, saat ingin berpindah dari Windows satu ke lainnya tanpa melalui proses booting.
- Map : Perintah untuk menampilkan partisi, huruf drive, dan file system yang dipakai oleh Windows aktif.
- Mkdir : Perintah untuk membuat folder baru.
- More : Perintah untuk menampilkan isi dari file yang bisa dibuka dengan Notepad seperti TXT, INI, LOG, OLD, REG, BAT, dll. Contoh : ?more c:\windows\system.ini? artinya, file bernama system.ini pada direktori C:\Windows akan dilihat isinya.
- Rename : Perintah untuk mengubah nama sebuah file. Contoh : ?rename c:\windows\funny.log cute.log? artinya, file bernama funny.log pada direktori C:\Windows diubah menjadi cute.log.
- Rmdir : Perintah untuk menghapus sebuah folder.
- Set : Perintah untuk mengaktifkan atau me-nonaktifkan empat opsi di Recovery Console yaitu Allowwildcards, Allowallpaths, Allowremovablemedia dan Nocopyprompt.
- Systemroot : Perintah untuk mengembalikan ke folder systemroot dalam hal ini C:\Windows.
- Type : Perintah yang sama fungsinya dengan perintah More. Contoh : ?type c:\boot.ini? artinya, menampilkan isi file boot.ini yang ada di direktori C.
Memperbaiki / Mengganti File Boot.ini
- Masuk ke Recovery Console
- Ketik bootcfg /rebuild pada prompt
- Ketik ?Y? pada pertanyaan Add installation to boot list? (Yes/No/All)?
- Ketik versi Windows (co: Windows XP Professional) yang digunakan pada pertanyaan Enter Load Identifier:
- Ketik /fastdetect pada pertanyaan Enter OS Load options:
- Eject CD dan restart PC.
Merestore NTLDR dan Ntdetect[dot]com
- Masuk ke Recovery Console
- Ketik copy d:\i386\ntldr c:\ pada prompt
- Ketik ?Y? pada pertanyaan Overwrite
- Ketik copy d:\i386\ntdetect.com c:\ pada prompt
- Eject CD dan restart PC.
panjang banget
8. AKSES CD-ROM SAAT SAFEMODE
- Saat booting tekan F8
- Pilih Command Prompt only
- Ketik win /d:m
9. BUAT/EDIT AUTORUN.INF
- Masuk Command Prompt
- Ketik edit autorun.inf
- buat/edit file dengan struktur :
Header, selalu dimulai dengan tulisan ini
[autorun]
Icon, ikon device yang tampil di Explorer, contoh :
icon=doraemon.ico
icon=\my icon\doraemon.ico
icon=doraemon.exe
icon=system.dll, 2
Label, nama device yang tampilkan di Explorer, contoh :
label=Doraemon
Autoplay, aplikasi yang akan dieksekusi, contoh :
open=corel.exe
open=\program\corel.exe
Context Menu, menu yang ditampilkan saat klik kanan, contoh :
shell\aplikasi1\command=programku1.exe
shell\aplikasi2\command=aplikasi\programku2.exe
View File, membuka file saat device diakses, contoh :
shellexecute=http://www.google.co.id
shellexecute=\dokumen\readme.txt
10. MEMPERBAIKI BOOT.INI
- Masukkan CD Installer XP
- Booting dgn CD Installer XP
- Pada menu Microsoft Setup tekan R untuk masuk Recovery Console
- Pilih OS
- Masukkan password Admin
- Setelah masuk Command Prompt ketik bootcfg /rebuild
- Ketik Y untuk “Add installation to boot list? (Yes/No/All)”
- Ketik “Windows XP Profesional” atau “Windows XP Home Edition” untuk “Enter Load Identifier”
- Ketik /fastdetect untuk “Enter OS Load options”
- Keluarkan CD Installer XP
- Ketik exit, lalu restart komputer
11. MEMPERBAIKI om BOOT RECORD
MBR PADA WINDOWS XP
- Masukkan CD Installer XP
- Booting dgn CD Installer XP
- Pada menu Microsoft Setup tekan R untuk masuk Recovery Console
- Pilih OS yg akan di perbaiki
- Masukkan password Admin
- Setelah masuk Command Prompt ketik fixmbr
- Keluarkan CD Installer XP
- Ketik exit, lalu restart komputer
Cat: tidak boleh digunakan pada dual booting XP & Se7en
MBR PADA VISTA/SE7EN
- Masukkan CD Installer Vista/Se7en
- Booting dgn CD Installer Vista/Se7en
- Pilih Language, Time, Currency, dll lalu klik Next
- Klik Repair Your Computer
- Pilih OS yg akan di perbaiki
- Pilih Command Prompt
- Ketik bootrec.exe (boot configuration data), atau
bootrec.exe /fixmbr (hanya om boot record)
bootrec.exe /fixboot (boot sector)
bootrec.exe /rebuildbcd (keseluruhan data)
12. BUAT FILE UKURAN TERTENTU
- Buka program Calculator, pilih Scientific mode
- Ketik ukuran file yang dikehendaki, misal 1000000 (satu juta byte)
- Konversikan ke Hex, misal hasilnya F4240
- Tambahkan angka nol disebelah kiri hingga tercapai delapan digit, misal 000F4240
- Buka Command Prompt
- Ketik DEBUG FILEKU.DAT
- Abaikan pesan ‘File not found’
- Ketik RCX, lalu tekan Enter
- Ketik empat digit terakhir, misal 4240, lalu tekan Enter
- Ketik RBX, lalu tekan Enter
- Ketik empat digit pertama, misal 000F, lalu tekan Enter
- Ketik W (untuk Write)
- Ketik Q (untuk Quit)
- Selamat! File dengan nama FILEKU.DAT dg size 1MB tercipta!
13. ASOSIASI FILE DR COMMAND PROMPT
Melihat Semua Asosiasi File
- Masuk Command Prompt
- Ketik assoc
Melihat Asosiasi File Tertentu
- Masuk Command Prompt
- Ketik assoc [ekstensi file], contoh :
C:\>assoc .txt
.txt=txtfile
Menyimpan Semua Asosiasi File
- Masuk Command Prompt
- Ketik assoc > DAFTAR.TXT
Merubah Asosiasi File
- Masuk Command Prompt
- Ketik assoc [ekstensi file]=[tipe file], contoh :
C:\>assoc .txt=txtfile
C:\>assoc .rar=WinRAR
C:\>assoc .html=Htmlfile
Menghapus Asosiasi File
- Masuk Command Prompt
- Ketik assoc [ekstensi file]= , contoh :
C:\>assoc .xls=
Me-repair Asosiasi File .REG & .EXE, contoh :
- Masuk Command Prompt
- Ketik :
C:\>assoc .exe=exefile
C:\>assoc .reg=regfile
14. COPAS DI COMMAND PROMPT
- Masuk Command Prompt
- Klik Kanan
- Pilih Mark
- Blok Teks/Baris yang akan di Copy
- Tekan Enter
- Buka Notepad
- Tekan Ctrl+V (Paste)
15. DELAY DI COMMAND PROMPT
- Masuk Command Prompt
- Ketik ping -n 5 127.0.0.1 > NUL 2>&1 untuk delay 5 detik, contoh :
C:\>ping -n 5 127.0.0.1 > NUL 2>&1 && dir C:\*.*
(tunggu 5 detik, lalu lihat isi Directory C:\)
16. USB PRINTING DR COMMAND PROMPT
- Masuk Command Prompt
- Contoh, ketik C:\>start /min notepad /p D:\Coba.txt
(print file text lsg ke USB Printer dg bantuan Notepad yg di Minimized)
17. CEK MALWARE
Mengetahui program apa yg membuat koneksi dg dunia luar
- Masuk Command Prompt
- Ketik netstat -b
- Hasilnya :
Active Connections
Proto Local Address Foreign Address State PID
TCP user-23d008f:5507 cds46.sin.llnw.net:http ESTABLISHED 3014
[Foxit Phantom.exe]
TCP user-23d008f:5513 zak.avira.com:http ESTABLISHED 2056
[update.exe]
Memonitor secara terus menerus (tiap 5 detik)
- Masuk Command Prompt
- Ketik netstat -b 5 >> C:\MALWARE.TXT
- Tekan Ctrl+C untuk berhenti
18. HAPUS/BUAT PARTISI
- Masuk Command Prompt
- Ketik diskpart
- Setelah masuk DISKPART>
- Ketik list disk
- Pilih HDD yg akan di hapus partisinya, contoh :
DISKPART> select disk 3
- Hapus semua partisi di HDD terpilih, contoh :
DISKPART> clean
- Buat Partisi Utama sebesar 10GB, contoh :
DISKPART> create partition primary size = 10000
DISKPART> create partition extended
- Sisa HDD dibuat Partisi Logical, contoh :
DISKPART> create partition logical
- Refresh dengan :
DISKPART> rescan
- Lihat hasilnya :
DISKPART> list partition
Cat : berbahaya, resiko di tanggung masing-masing!
19. SIMPAN INFORMASI SYSTEM
- Masuk Command Prompt
- Ketik systeminfo > C:\Info.txt
- Ketik edit C:\Info.txt , atau
- Buka file Info.txt dengan Notepad
20. KONEKSI TCP/IP
Melihat semua koneksi
- Masuk Command Prompt
- Ketik [b]C:\>netstat -an[/ ESTABLISHED
TCP 10.201.141.150:2489 204.14.90.25:B]
- Hasilnya :
Active Connections
Proto Local Address Foreign Address State
TCP 0.0.0.0:125 0.0.0.0:0 LISTENING
TCP 10.201.141.150:2476 74.125.235.3:6060 TIME_WAIT
UDP 192.118.97.1:1900 *:*
21. EKSEKUSI MULTI COMMAND
- Masuk Command Prompt
- Pisahkan tiap perintah dengan tanda && contoh :
C:\>copy D:\Coba.txt C:\ && ren D:\Coba.txt Berubah.txt
D:\>ren D:\a*.jpg D:\a*.bmp && del D:\b*.jpg && move D:\c*.jpg E:\Gambar
23. TRANSPARENT COMMAND PROMPT
Membuat Command Prompt jd transparan di Vista / Se7en
- Download http://www.deviantart%5Bdot%5Dcom/download/1…_by_komalo.exe
- Extract file RAR, lalu run Glass CMD.exe
- Buka Command Prompt
xp gak bisa bro
24. LOGOFF, RESTART, SHUTDOWN
Logoff Komputer setelah 1 menit
- Masuk Command Prompt
- Ketik shutdown -l t 60
Restart Komputer setelah 1 jam
- Masuk Command Prompt
- Ketik shutdown -r t 360
Shutdown Komputer setelah 10 detik dg pesan
- Masuk Command Prompt
- Ketik shutdown -s t 10 -c “10 Detik Lagi Mati!”
Batalkan perintah
- Masuk Command Prompt
- Ketik shutdown -a
25. LOGOFF, RESTART, SHUTDOWN (REMOTE)
Logoff, Restart dan Shutdown secara remote pada lingkungan jaringan
- Masuk Command Prompt
- Ketik shutdown -i
- Muncul Remote Shutdown Dialog
- Klik ADD
- Masukkan IP Komputer yg dituju
- Pilih Logoff, Restart atau Shutdown pada list
- Hilangkan tanda centang pd Warn users of the action
- Klik OK
26. SEPUTAR TIME ZONE
Melihat daftar Display Name & Time Zone ID
- Masuk Command Prompt
- Ketik tzutil /l
Melihat Time Zone yang sedang aktif
- Masuk Command Prompt
- Ketik tzutil /g
Mengganti Time Zone
- Masuk Command Prompt
- Ketik tzutil /s “TimeZoneID”, contoh :
Untuk (UTC+07:00) Bangkok, Hanoi, Jakarta, ketik
tzutil /s “SE Asia Standard Time”
Untuk (UTC+08:00) Kuala Lumpur, Singapore, ketik
tzutil /s “Singapore Standard Time”
27. WARNA DI COMMAND PROMPT
Daftar warna :
0 = Black
1 = Blue
2 = Green
3 = Aqua
4 = Red
5 = Purple
6 = Yellow
7 = White
8 = Gray
9 = Light Blue
A = Light Green
B = Light Aqua
C = Light Red
D = Light Purple
E = Light Yellow
F = Bright White
- Masuk Command Prompt
- Ketik color [warnalatar][warnateks], contoh :
color 46
(warna latar belakang merah, warna teks kuning)
- Untuk kembali ke warna asli, cukup ketik color
28. AKSES CEPAT
- Masuk Command Prompt
Untuk mengakses secara langsung…
- ADD/REMOVE PROGRAMS, ketik appwiz.cpl
- CHARACTER MAP, ketik charmap
- COMPUTER MANAGEMENT, ketik compmgmt
- DATE TIME PROPERTIES, ketik timedate.cpl
- DEVICE MANAGER, ketik hdwwiz.cpl atau devmgmt
- DEVICE & PRINTER, ketik control printers
- DIRECTX DIAGNOSTIC, ketik dxdiag
- DISK CLEANUP, ketik cleanmgr
- DISPLAY PROPERTIES, ketik desk.cpl
- EASE OF ACCESS CENTER, ketik utilman
- EVENT VIEWER, ketik eventvwr
- FOLDER OPTIONS, ketik control folders
- FONTS, ketik control fonts
- GAME CONTROLLERS, ketik joy.cpl
- INTERNET PROPERTIES, ketik inetcpl.cpl
- KEYBOARD PROPERTIES, ketik control keyboard
- LOCAL GROUP POLICY EDITOR, ketik gpedit
- LOCAL SECURITY POLICY, secpol
- LOCAL USERS & GROUPS, ketik lusrmgr
- MOUSE PROPERTIES, ketik main.cpl atau control mouse
- NETWORK CONNECTIONS, ketik ncpa.cpl atau control netconnections
- PERFORMANCE MONITOR, ketik perfmon
- POWER OPTIONS, ketik powercfg.cpl
- PRIVATE CHARACTER EDITOR, ketik eudcedit
- REGIONAL SETTINGS, ketik intl.cpl
- REGISTRY EDITOR, ketik regedit
- REMOTE DESKTOP CONNECTION, ketik mstsc
- SECURITY CENTER, ketik wscui.cpl
- SHARED FOLDERS, ketik fsmgmt
- SOUND PROPERTIES, ketik mmsys.cpl
- SYSTEM CONFIGURATION, ketik msconfig
- SYSTEM PROPERTIES, ketik sysdm.cpl
- TASK SCHEDULER, ketik control schedtasks
- WINDOWS COLOR & APPEARANCE, ketik control color
- WINDOWS FIREWALL, ketik firewall.cpl
- WINDOWS MAGNIFY, ketik magnify
- WINDOWS SERVICES, ketik dcomcnfg
- WINDOWS TASK MANAGER, ketik taskmgr
29. OTOMATISASI TUGAS
Defrag Drive C: setiap hari, pada jam 11 malam
- Masuk Command Prompt
- Ketik schtasks /create /tn “Rapikan C” /tr “defrag c: /f” /sc daily /st 23:00:00 /ru “System”
Menjalankan Program Belanja setiap awal bulan
- Masuk Command Prompt
- Ketik schtasks /create /tn “Belanja Yuk” /tr C:\Aplikasi\Belanja.exe /sc monthly
Menjalankan Program Gaji setiap akhir bulan
- Masuk Command Prompt
- Ketik schtasks /create /tn “Hitung Gaji” /tr C:\Aplikasi\Gaji.exe /sc monthly /mo lastday /m *
Logoff saat komputer idle lebih dari 5 menit
- Masuk Command Prompt
- Ketik schtasks /create /tn “Jaga Privasi” /tr shutdown -l /sc onidle /i 5
Melihat daftar tugas yg sudah dibuat
- Masuk Command Prompt
- Ketik schtasks
scheduler ini bro
30. INFORMASI DRIVER
Melihat driver yg ter-install
- Masuk Command Prompt
- Ketik driverquery
Module Name Display Name Driver Type Link Date
============ ====================== ============= ======================
V0260VID Live! Cam Vista IM Kernel 04/11/2006 21:45:46
vmusb VMware USB Client Driv Kernel 01/09/2009 18:51:50
WF23880 WinFast TV2000/DV2000 Kernel 18/10/2004 10:25:03
ztemtusbser ZTEMT Legacy Serial Co Kernel 06/02/2009 16:04:18
Melihat driver ter-install lbh detil
- Masuk Command Prompt
- Ketik driverquery /v
V0260VID Live! Cam Vista IM Live! Cam Vista IM Kernel Manual
Running OK TRUE FALSE 0,00 129.408,00 0,00
04/11/2006 21:45:46 C:\WINDOWS\system32\DRIVERS\V0260Vid.sys 1.536,00
vmusb VMware USB Client Driv VMware USB Client Driv Kernel Manual
Stopped OK FALSE FALSE 0,00 17.920,00 0,00
01/09/2009 18:51:50 C:\WINDOWS\system32\Drivers\vmusb.sys 2.176,00
WF23880 WinFast TV2000/DV2000 WinFast TV2000/DV2000 Kernel Auto
Running OK TRUE FALSE 0,00 83.520,00 0,00
18/10/2004 10:25:03 C:\WINDOWS\system32\drivers\wf88vcap.sys 1.568,00
ztemtusbser ZTEMT Legacy Serial Co ZTEMT Legacy Serial Co Kernel Manual
Running OK TRUE FALSE 0,00 91.776,00 0,00
06/02/2009 16:04:18 C:\WINDOWS\system32\DRIVERS\CT_ZTEMT_U_USBSER.sy 2.560,00
Melihat Signed Driver
- Masuk Command Prompt
- Ketik driverquery /si
DeviceName InfName IsSigned Manufacturer
============================== ============= ======== ====================
Realtek High Definition Audio oem5.inf TRUE Realtek
Live! Cam Vista IM oem13.inf TRUE Creative Technology
ZTE USB Modem FFF1 oem11.inf TRUE ZTEMT Corporation
WinFast DV2000 WDM TVTuner.(PA oem9.inf TRUE Leadtek Research Inc
VMware Virtual Ethernet Adapte oem16.inf TRUE VMware, Inc.
Bisa dibilang kalo cmd.exe merupakan tools paling simple sekaligus paling berbahaya jika tau kegunaannya … buktinya Microsoft selalu menyertakan tool ini pada setiap versi Windows terbarunya, hebat kan…
Yang pengen keliatan “heker” bisa di pake trik2 di atas, walupun kita megang windows, sekaligus buat yang udah biasa pake console di linux trus pake windows, kan mirip2 tuh interfacenya, item ma putih doang wkwkwk
kalo ane sebenernya senengan pake GUI aja di windows,orang windows di design ma bill gates buat UI yang mudah buat para usernya

Perintah-Perintah pada CMD


Command Prompt adalah sebuah perintah dos yang terdapat pada OS windows yang dapat memudahkan user dalam menjelajahi windows baik secara online maupun offline, dan aplikasi ini bisa juga disalahgunakan oleh seorang crackeruntuk menjalankan aksi-aksinya hanya dengan menggunakan command prompt.
Maka dari itu sebagai langkah antisipasi bagi anda sebagai user adalah dengan mengenal lebih jauh tentang seluk beluk dari command prompt agar bisa memahami cara kerja dan manfaatnya, salah satu dari sekian banyak manfaat dari command prompt adalah kemampuannya untuk mendeteksi adanya virus, memisahkan virus dengan file yang diinfeksinya, mencari file induk virus hanya dengan perintah ATTRIB . Berikut dibawah ini merupakan daftar perintah-perintah yang ada pada command prompt dari A-X :
a
ADDUSERS : Tambah daftar pengguna untuk / dari file CSV
ARP : Address Resolution Protocol
Assoc : Ubah ekstensi file asosiasi
ASSOCIAT : Salah satu langkah asosiasi file
Attrib : Ubah atribut berkas
b
Bootcfg : Edit Windows boot settings
BROWSTAT : Dapatkan domain, info browser dan PDC
c
CACLS : Ubah file permissions
CALL : Panggil satu program batch yang lain
CD : Mengganti Directory – pindah ke Folder tertentu
Change : Ganti Terminal Server Session properties
CHKDSK : Check Disk – memeriksa dan memperbaiki masalah disk
CHKNTFS : Periksa sistem file NTFS
CHOICE : Menerima input keyboard ke sebuah file batch
CIPHER : Encrypt atau Decrypt file / folder
CleanMgr : Ototmatis membersihkan Temperatur file, recycle bin
CLEARMEM : Hapus kebocoran memori
CLIP : Salin STDIN ke Windows clipboard.
CLS : Menghapus layar (Clear The Screen)
CLUSTER : Windows Clustering
CMD : Start a new CMD shell
COLOR : Mengubah warna dari jendela CMD
COMP : Membandingkan isi dari dua file atau set file
COMPACT : Compress file atau folder pada partisi NTFS
Compress : Compress tunggal file pada partisi NTFS
CON2PRT : Menghubungkan atau memutuskan sambungan dengan Printer
CONVERT : Konversi FAT ke drive NTFS
COPY : Menyalin satu atau lebih file ke lokasi lain
CSCcmd : clien-side caching (Offline Files)
CSVDE : Impor atau Ekspor Active Directory data
d
DATE : Display atau mengatur tanggal
Defrag : Defragment hard drive
DEL : Menghapus satu atau lebih file
DELPROF : Hapus profil pengguna NT
DELTREE : Menghapus folder dan semua subfolder
DevCon : Device Manager Command Line Utility
DIR : Menampilkan daftar file dan folder
DIRUSE : Tampilkan penggunaan disk
DISKCOMP : Bandingkan isi dua floppy disk
Diskcopy : Salin isi dari satu disket ke yang lain
DISKPART : Disk Administrasi
DNSSTAT : DNS Statistik
DOSKEY : Edit baris perintah, ingat perintah, dan membuat macro
DSADD : Tambah User (komputer, group ..) ke direktori aktif
DSQUERY : Daftar item dalam direktori aktif
DSMOD : Ubah user (computer, group ..) di direktori aktif
DSRM : Hapus item dari Active Directory
e
ECHO : Menampilkan pesan di layar
ENDLOCAL : Akhir localisation perubahan lingkungan dalam file batch
ERASE : Menghapus satu atau lebih file
EVENTCREATE : Tambahkan pesan ke Windows event log
EXIT : Keluar dari skrip arus / rutin dan menetapkan errorlevel
EXPAND : uncompress file
Ekstrak : uncompress file CAB
f
FC : Bandingkan dua file
FIND : Mencari string teks dalam sebuah file
FINDSTR : Cari string dalam file
FOR / F : pengulangan perintah terhadap satu set file
FOR / F : pengulangan perintah terhadap hasil perintah lain
FOR : pengulangan perintah terhadap semua options Files, Directory, List
FORFILES : Proses Batch beberapa file
FORMAT : Format disk
FREEDISK : Periksa free disk space/disk yang tersisa (dalam bytes)
FSUTIL : File dan Volume utilitas
FTP : File Transfer Protocol
FTYPE : Tampilkan atau memodifikasi jenis file yang digunakan dalam asosiasi ekstensi file
g
GLOBAL : Display keanggotaan kelompok global
GOTO : Direct a batch program untuk melompat ke baris berlabel
GPUPDATE : Update pengaturan Kebijakan Grup
h
HELP : Online Help
i
ICACLS : Ubah file dan folder permissions
IF : kondisional melakukan perintah
IFMEMBER : Apakah pengguna saat ini dalam sebuah NT Workgroup
IPCONFIG : Configure IP
k
KILL : Remove program dari memori
l
LABEL : Edit disk label
LOCAL : Display keanggotaan kelompok-kelompok lokal
LOGEVENT : Menulis teks ke NT event viewer
Logoff : user log off
LOGTIME : log tanggal dan waktu dalam file
m
MAPISEND : Kirim email dari baris perintah
MBSAcli : Baseline Security Analyzer
MEM : Display penggunaan memori
MD : Buat folder baru
MKLINK : Buat link simbolik (linkd)
MODE : Mengkonfigurasi perangkat sistem
MORE : Display output, satu layar pada satu waktu
MOUNTVOL : mengelola volume mount point
MOVE : Pindahkan file dari satu folder ke yang lain
MOVEUSER : Pindahkan pengguna dari satu domain ke domain lainnya
MSG : mengirim pesan atau message
MSIEXEC : Microsoft Windows Installer
MSINFO : Windows NT diagnostics
MSTSC : Terminal Server Connection (Remote Desktop Protocol)
MUNGE : Cari dan Ganti teks dalam file (s)
MV : Copy in-menggunakan file
n
NET : Kelola sumber daya jaringan
NETDOM : Domain Manager
Netsh : Configure Network Interfaces, Windows Firewall & Remote akses
NETSVC : Command-line Service Controller
NBTSTAT : Tampilkan statistik jaringan (NetBIOS over TCP / IP)
NETSTAT : Display networking statistics (TCP / IP)
NOW : Tampilan saat ini Tanggal dan Waktu
NSLOOKUP : Nama server lookup
NTBACKUP : Backup folder ke tape
NTRIGHTS : Edit hak user account
p
PATH : Menampilkan atau menetapkan path pencarian untuk file executable
PATHPING : jejak jalur jaringan ditambah paket latensi dan kerugian
PAUSE : memenjarakan(suspend) pengolahan file batch dan menampilkan pesan
perms : Tampilkan izin untuk pengguna
PERFMON : Kinerja Monitor
PING : Menguji koneksi jaringan
POPD : Mengembalikan nilai sebelumnya dari direktori sekarang yang disimpan oleh PUSHD
PORTQRY : Tampilan status ports dan services
Powercfg : Mengkonfigurasi pengaturan daya
PRINT : Mencetak file teks
PRNCNFG : Display, mengkonfigurasi atau mengubah nama printer
PRNMNGR : Tambah, menghapus, daftar printer menetapkan printer default
PROMPT : Mengubah command prompt
PsExec : Proses Execute jarak jauh
PsFile : menampilkan file dibuka dari jarak jauh (remote)
PsGetSid : Menampilkan SID sebuah komputer atau pengguna
PsInfo : Daftar informasi tentang sistem
PsKill : proses mematikan berdasarkan nama atau ID proses
PsList : Daftar informasi rinci tentang proses-proses
PsLoggedOn : siapa saja yang log on (lokal atau melalui resource sharing)
PsLogList : catatan kejadian log
PsPasswd : Ubah sandi account
PsService : Melihat dan mengatur layanan
PsShutdown : Shutdown atau reboot komputer
PsSuspend : proses Suspend
PUSHD : Simpan dan kemudian mengubah direktori sekarang
q
QGREP : Cari file(s) untuk baris yang cocok dengan pola tertentu
r
RASDIAL : Mengelola koneksi RAS
RASPHONE : Mengelola koneksi RAS
Recover : perbaikan file yang rusak dari disk yang rusak
REG : Registry = Read, Set, Export, Hapus kunci dan nilai-nilai
REGEDIT : Impor atau ekspor pengaturan registry
Regsvr32 : Register atau unregister sebuah DLL
REGINI : Ubah Registry Permissions
REM : Record comments (komentar) di sebuah file batch
REN : Mengubah nama file atau file
REPLACE : Ganti atau memperbarui satu file dengan yang lain
RD : Hapus folder (s)
RMTSHARE : Share folder atau printer
Robocopy : Copy File dan Folder secara sempurna
RUTE : Memanipulasi tabel routing jaringan
RUNAS : Jalankan program di bawah account pengguna yang berbeda
RUNDLL32 : Jalankan perintah DLL (add / remove print connections)
s
SC : Control Layanan
SCHTASKS : Jadwal perintah untuk dijalankan pada waktu tertentu
SCLIST : Tampilkan Layanan NT
SET : Display, set, atau menghapus variabel environment
SETLOCAL : Pengendalian environment visibilitas variabel
SETX : Set variabel environment secara permanen
SFC : Pemeriksa Berkas Sistem
SHARE : Daftar atau mengedit file share atau share print
SHIFT : Shift posisi digantikan parameter dalam sebuah file batch
SHORTCUT : jendela Buat shortcut (. LNK file)
SHOWGRPS : Daftar NT Workgroups seorang pengguna telah bergabung
SHOWMBRS : Daftar Pengguna yang menjadi anggota dari sebuah Workgroup
SHUTDOWN : Shutdown komputer
SLEEP : Tunggu untuk x detik
SLMGR : Software Licensing Management (Vista/2008)
SOON : Jadwal perintah untuk menjalankan dalam waktu dekat
SORT : Sort input
START : memulai sebuah program atau perintah dalam jendela terpisah
SU : Switch User
SUBINACL : Edit file dan folder Permissions, Kepemilikan dan Domain
SUBST : Associate jalan dengan huruf drive
Systeminfo : Daftar konfigurasi sistem
t
TASKLIST : Daftar menjalankan aplikasi dan services
TASKKILL : Hapus proses yang berjalan dari memori
TIME : Menampilkan atau mengatur waktu sistem
TIMEOUT : penundaan pemrosesan dari sebuah batch file
TITLE : Mengatur judul window untuk sesi cmd.exe
TLIST : daftar tugas dengan path lengkap
TOUCH : mengganti file timestamps
Tracert : Trace route ke sebuah remote host
TREE : tampilan grafis struktur folder
TYPE : Menampilkan isi dari file teks
u
USRSTAT : Daftar domain nama pengguna dan terakhir login
v
VER : Tampilkan versi informasi
VERIFY : Pastikan bahwa file sudah disimpan
VOL : Menampilkan sebuah label disk
w
WHERE : Menempatkan dan menampilkan file dalam sebuah pohon direktori
wHOAMI : Output UserName saat ini dan manajemen domain
WINDIFF : Bandingkan isi dua file atau set file
WINMSD : Sistem Windows diagnostik
WINMSDP : Sistem Windows diagnostik II
WMIC : Perintah WMI
x
XCACLS : Ubah file dan folder permissions
XCOPY : Menyalin file dan folder